Tampilkan postingan dengan label Tips Sehat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Sehat. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 05 Maret 2011

Penderita Obesitas Pun Mudah Terserang Asma

NEW YORK--Pemilik berat badan berlebih apalagi penderita obesitas berisiko diintai lebih banyak penyakit,  salah satunya risiko mengalami sesak napas lebih tinggi. Tak hanya itu, para dokter di Kanada juga merasa kesulitan mendiagnosis apakah mereka terserang asma atau paru-paru karena penderita sering mengalami gejala hampir mirip.

Sebuah penelitian dalam jurnal di Kanada menyebutkan dokter tidak bisa memastikan ketika seorang penderita obesitas didiagnosa dibanding orang-orang pada umumnya. Tetapi penelitian telah menunjukkan bahwa masa lalu, spirometri, tes standar fungsi paru-paru, tidak digunakan sesering yang seharusnya dalam mendiagnosis asma, kata Dr Smita Pakhale Rumah Sakit Ottawa di Ontario, Kanada, yang mencetuskan penemuan baru.

’’Asma harus didiagnosis berdasarkan gejala dan pengujian kedua paru-fungsi dan ini pun bisa menjadi faktor dalam kesalahan diagnosa di studi ini. Pakhale mengatakan pada Reuters Health pekan lalu - meskipun, ia menambahkan, itu hanya spekulasi.

Pakhale juga menunjukkan bahwa orang dewasa obesitas beresiko tinggi mengalami gangguan kesehatan yang dapat menyebabkan asma-seperti gejala seperti sesak napas dan sesak dada. Mereka termasuk dalam golongan dengan tingkat kebugaran rendah, refluks asam dan penyakit jantung tinggi.

Pakhale mengatakan orang yang tahu betul mereka memiliki asma setelah keluar dari ruang gawat darurat atau klinik-klinik medis, harus segera menjalani perawatan lebih lanjut dengan dokter utama. Agar, imbuhnya, mereka bisa mendapatkan pengujian atau tambahan evaluasi, yang dapat mengungkap penyebab sebenarnya, bila seandainya itu bukan asma.

Penelitian ini melibatkan 496 orang dewasa yang dipilih acak dari delapan kota di Kanada yang telah didiagnosa mengidap asma. Sebagian besar dari mereka adalah obes--julukan penderita obesaitas--dan sisanya, bagian kecil berbobot badan normal.

Secara keseluruhan, tes fungsi paru mengonfirmasi 70 persen dari peserta didiagnosa memiliki asma. Dari jumlah tersebut baik pria dan wanita, masing-masing, sudah pernah menjalani perawatan darurat terkait gangguan pernafasan dalam satu tahun terakhir.

Peserta obesitas yang ternyata tidak memiliki asma, sebanyak 21 persen, ternyata juga telah mencari pengobatan mendesak untuk gejala pernafasan pada tahun lalu. Sedangkan prosentase keluhan pernafasan dan gejala asma pada pria dan perempuan berbobot badan normal lebih kecil 10 persen.

Sumber : REPUBLIKA.CO.ID, 
foto : 3domba.blogspot.com

Hindari Serangan Asma, Kenali Gejalanya

JAKARTA - Asma adalah penyakit peradanga pada paru-paru. Jalan udara ke paru-paru tertekan menyebabkan nafas menjadi pendek atau kesulitan bernafas. Bila asma menyerang, pasien bisa sangat tersiksa dan keberadaan penyakit ini menurunkan kualitas hidup penderitanya karena serangan kerap terjadi tiba-tiba

Namun, Asma sesungguhnya bisa dideteksi dengan memperhatikan beberapa gejala khusus. Empat gejala serangan asma utama yang paling mudah dikenali yakni batuk, mengeluarkan bunyi siulan saat bernafas, rasa sesak dan menekan pada dada dan nafas pendek-pendek. Memang ada gejala yang kadang mirip dengan penyakit lain, untuk itu sangat direkomendaskan pada pasien yang mengalami gangguan pernafasan untuk melakukan pemeriksaan medis.

Efek asma pada anak-anak atau orang dewasa dapat dikurangi apabila pasien dan keluarga mengenali cepat gejala-gejala penyakit tersebut. Mengenali gejala ini penting untuk mencegah serangan asma sebelum terjadi  ketimbang meredakan efek asma begitu ia menyerang.

Peringatan pertama yang paling sering sebelum asma menyerang ialah tekanan atau rasa sesak di dada. Para pengidap asma menggambarkan rasa berat pada dada itu seperti ada lakban karet tebal yang mengikat paru-paru.

Meski asma adalah penyakit peradangan, asma bisa dianggap mekanisme perlindungan tubuh manusia. Bila di bagian atas sistem pernafasan manusia mengenali bahaya, maka tubuh akan merespon dengan membatasi jalan masuk udara sebagai perlindungan organ paru-paru yang rentan.
Selain dada tertekan, salah satu gejala mencolok adalah batuk. Ada perbedaan antara batuk biasa dan batuk orang asma. Dalam kasus asma, batuk biasanya sangat parah dan kadang mengakibatkan si penderita sulit diam atau bahkan tidur. Nafas pendek-pendek dan tersengal-sengal juga gejala penting lain yang perlu diwaspadai. Sering kali ini sudah hampir masuk serangan asma meski juga kadang tidak. Pasalnya pengidap asma memang cenderung memilik nafas pendek dan cepat.

Gejala khusus lain yaitu nafas bersiul. Seperti siulan, maka ada suara yang keluar saat bernafas. Tidak seperti gejala batuk, siulan itu bisa terjadi kapan saja juga ketika malam hari. Biasanya itu merupakan tanda nafast yang terganggu akibat tabung bronkial menyempit dan mulai terisi cairan, akibatnya nafas menjadi terhambat.

Meski asma menjadi penyebab sekitr 175 kematian per tahun, pengenalan dini terhadap gejala perawatan yang tepat dalam sebagian besar kasus dapat menghindari pasien dari bahaya fatal. Kerap kali serangan asma dipicu oleh lingkungan dan/atau faktor genetis.

Beberapa faktor lingkungan seperti asap rokok, infeksi pada sistem pernafasan, stres dan tekanan psikologis dan bahkan penggunaan parasetamol dalam memicu Asma. Selain menghindar dari faktor-faktor tersebut, gaya hidup sehat dapat pula mengontrol gejala asma dengan efek yang ditimbulkan.

Sumber : REPUBLIKA.CO.ID, 
foto : Asma pada anak (Ilustrasi)

Sst.. Ini Dia Resep Panjang Umur yang Sudah Dibuktikan Peneliti

NEW YORK- Pelajaran hari ini: Bergembira lah dan hidup lebih lama! Satu kajian atas lebih dari 160 studi mengenai hubungan antara kondisi positif otak dan seluruh kondisi kesehatan dan umur panjang telah menemukan "bukti jelas dan mendesak" bahwa orang yang lebih gembira menikmati kesehatan yang lebih baik dan hidup lebih lama.

Nyatanya, bukti yang mengaitkan penampilan bergairah dan kenikmatan hidup dengan kesehatan lebih baik dan umur lebih panjang ternyata lebih kuat bahkan dibandingkan dengan kaitan kegemukan dengan berkurangnya usia, demikian isi kajian itu --yang disiarkan Selasa (1/3) di jurnal "Applied Psychology: Health and Well-Being".

"Saya nyaris terkejut, dan tentu saja kaget, untuk menyaksikan betapa konsistensinya data tersebut," kata Ed Diener, pensiunan profesor psikologi di University of Illionis, yang memimpin kajian itu.
Kajian tersebut meneliti delapan jenis berbeda studi jangka panjang dan percobaan pada populasi hewan serta manusia. Misalnya, 5.000 mahasiswa yang diteliti selama lebih dari 40 tahun membuktikan kebanyakan mahasiswa yang pesismisti cenderung meninggal dalam usia lebih muda.

Di laboratorium, semangat positif didapati mengurangi hormon yang berkaitan dengan stress, meningkatkan fungsi kekebalan dan membantu pemulihan jantung setelah orang melakukan kegiatan.
Hewan yang hidup dalam kondisi tertekan seperti kandang yang penuh sesak memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih lemah dan kerentanan lebih tinggi terhadap penyakit jantung, dan mati pada usia lebih muda dibandingkan dengan hewan yang berada di kandang yang tak terlalu penuh penghuni.

Diener menyatakan meskipun dekrit kesehatan saat ini dipusatkan pada kegemukan, merokok, kebiasaan makan dan olah raga, "mungkin sudah tiba waktunya untuk menambahkan 'bergembira lah dan hindari depresi serta kemarahan kronis' pada daftar itu".

Sumber : REPUBLIKA.CO.ID, 
archive.kaskus.us

Selasa, 08 Februari 2011

Sayangi Lutut Sejak Masih Muda Agar Awet Sampai Tua

Houston, Lutut rentan mengalami cedera karena selalu menjadi tumpuan berat badan. Agar terhindar dari risiko arthritis dan kerusakan lain di hari tua, kesehatan lutut harus dijaga sejak dini termasuk dengan cara menurunkan berat badan.

Arthritis atau radang sendi menyerang lutut pada hampir 50 persen orang dewasa saat memasuki usia 85 tahun. Risikonya semakin meningkat jika yang bersangkutan mengalami obesitas maupun overweight.

"Setiap kali melangkah, lutut menahan beban 3 kali lipat berat badan. Berlari membebani lutut 5 kali lipat berat badan, sementara melompat 7 kali lipat," ungkap Dr William J Brian, seorang dokter bedah tulang dari Methodist Center for Sports Medicine in Houston.

Modifikasi gaya hidup mutlak diperlukan bagi kaum muda yang mulai mengalami nyeri pada persendian. Tujuannya untuk menurunkan berat badan, sehingga tekanan yang menyebabkan nyeri di persendian bisa dikurangi.

Menurut Dr William, formula untuk menurunkan berat badan adalah 70 persen diet dan 30 persen olahraga. Olahraga yang dilakukan tanpa pengaturan pola makan tidak akan efektif, bahkan dapat memperparah kerusakan sendi jika berlebihan.

Dalam hal ini, Dr William lebih menyarankan olahraga yang tidak terlalu membebani persendian terutama lutut. Jenis olahraga ringan seperti berenang dan bersepeda lebih dianjurkan daripada lari, jika tujuannya adalah untuk memelihara kesehatan persendian.

Tak kalah pentingnya, pemilihan alas kaki yang nyaman dan sesuai juga mempengaruhi tekanan yang dialami persendian. Sepatu dengan bantalan yang terlalu datar di bagian telapak membuat langkah menjadi tidak stabil dan memberikan tekanan yang tidak normal pada lutut.

"Apabila mengalami nyeri pada lutut yang tidak hilang hingga 2 pekan, segera kunjungi dokter. Kemungkinan ada kesalahan mekanis di bagian tersebut," kata Dr William seperti dikutip dari Healthday.

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
foto : Ilustrasi (dok: thinkstock)

Senin, 27 Desember 2010

Kenali Efek Negatif Minuman Soda

Jakarta - Tak bisa melewatkan hari tanpa minuman bersoda? Berhati-hatilah karena Anda bisa tergolong soda addict. Rasa manis dingin segarnya memang enak tetapi ada sejumlah penyakit yang menjadi ancaman kesehatan Anda. 

Di saat udara terik, segelas air soda dingin pastilah menjadi pelepas dahaga yang dicari. Minuman bersoda atau berkarbonasi memang sangat beragam jenisnya. Selain mudah didapat harganya juga realtif murah.

Jika Anda sudah mulai merasa bergantung pada minuman bersoda sebaiknya mualilah berhati-hati. Minuman soda memiliki berbagai zat tambahan, termasuk penambah rasa, zat pewarna, zat tambahan asam, agen pembentuk busa, serta zat pengawet yang tidak baik untuk kesehatan.

Minum sekaleng soda saja sehari dinyatakan bisa meningkatkan risiko sindrom metabolik hingga 48%. Sindrom metabolik merupakan serangkaian faktor risiko penyakit jantung dan diabetes. Berikut beberapa efek negatif lain dari soda yang dilansir methodsofhealing.

1.Obesitas. Mereka yang minum satu minuman soda atau lebih sehari berisiko lebih besar mengalami obesitas. Jika  meminumnya setiap hari selama sebulan, maka  akan memiliki 500 gram  tambahan berat badan dan sulit untuk menghindarinya.

2.Rendah gizi. Tidak ada penelitian yang mengungkapkan soda mengadung nilai gizi. Jika  mengkonsumsinya berlebih maka  hanya akan menambah racun pada tubuh.

3.Tingkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes. Soda, bahkan soda diet sekali pun, berisiko memicu penyakit jantung dan diabetes. Orang dewasa yang minum satu minuman soda atau lebih sehari berisiko 50% lebih besar mengalami sindrom metabolik (serangkaian faktor risiko, seperti kelebihan lemak di area pinggang, kadar kolesterol baih HDL rendah, tekanan darah tinggi dan gejala lainnya).

4.Picu osteoporosis. Saat minum soda, gigi dan tulang akan melepaskan kalsium ke aliran darah untuk membantu menyeimbangkan asam fosfor yang dikandung soda. Selanjutnya, asam fosfor ini akan dikeluarkan dari dalam tubuh bersamaan dengan kalsium yang telah  dilepaskan tulang dan gigi. Proses ini akan terus berlangsung setiap kali Anda minum soda, sehingga merampas persediaan kalsium tubuh dan memicu osteoporosis.

5.Ganggu sistem kekebalan tubuh. Kandungan pemanis di dalam soda tetap saja gula. Gula merusak gigi, mengganggu sistem kekebalan tubuh, dan bisa memicu penyakit degeneratif.

6.Picu sakit ginjal. Mereka yang minum soda diet sehari berisiko ganda mengalami penurunan fungsi ginjal.

7.Beresiko sakit maag. Jika Anda termasuk soda addict, kemungkinan akan mudah terkena ganguan  maag.

8.Dehidrasi. Soda benar – benar membuat seseorang menjadi dehidrasi. Pasalnya kafein dan gula yang terkandung pada soda dapat membuat orang  merasa cepat haus.

9.Gangguan system pencernaan. Asam yang terdapat pada soda tidak bereaksi dengan baik, sehingga dapat menggamggu sistem pencernaan anda.

Jika Anda sulit menghentikan kebiasaan mengonsumsi soda, coba secara perlahan ganti dengan minuman yang diolah dari bahan alami seperti jus, atau lebih baik ganti dengan air mineral yang sehat atau jus jeruk segar. Jadi tidak perlu lagi cemas, dengan asupan yang masuk pada tubuh.

Sumber : Renny Wahyuningsih - detikFood
Foto: Soda (detikfood)

Cabai Rawit Efektif Redakan Sakit Gigi

Jakarta, Sakit gigi dapat mengganggu kemampuan Anda untuk makan, minum atau berbicara. Meski berkonsultasi dengan dokter adalah pilihan terbaik, tetapi perawatan darurat dengan menggunakan cabai rawit juga efektif meredakan sakit gigi.

Sakit gigi paling sering disebabkan oleh kerusakan gigi dan biasanya menunjukkan perlunya perawatan gigi. Selain obat-obatan medis, bahan yang ada di dapur atau herbal juga dapat membantu mengurangi ketidaknyamanan akibat sakit gigi, seperti cabai rawit.

Dilansir Livestrong, Jumat (9/12/2010), bila diterapkan pada gigi, zat panas pada cabai rawit yang dikenal sebagai zat capsaicin, dapat berfungsi meringankan rasa sakit.

Capsaicin merupakan bahan kimia nabati yang berasal dari alam. Bahan ini digunakan oleh cabai untuk sistem pertahanan dirinya agar tidak dimakan oleh pemangsa seperti hewan.

Cara Pemakaian

Larutkan cabai rawit campur dengan air panas, kemudian celupkan kapas dalam larutan tersebut. Peras sedikit dan langsung terapkan pada gigi yang sakit. Jangan lupa cuci tangan dengan bersih setelah memegang larutan tersebut.

Dalam bukunya "The Health Benefits of Cayenne", John Heinerman juga merekomendasikan menggabungkan 1 sendok teh bubuk cabai rawit dengan wiski yang kuat dan mencampurnya selama dua minggu.

Kocok botol setiap hari, saring campuran ke dalam botol kaca gelap dan simpan di tempat yang sejuk dan gelap. Bila Anda sakit gigi, gunakan 3 sampai 4 tetes pada kapas dan oleskan pada gigi yang sakit.

Selain cabai rawit, ada herbal lain yang dapat membantu meredakan sakit gigi, yaitu:

1. Cengkeh
Cengkeh juga efektif meredakan sakit gigi. Sebuah studi yang dilaporkan dalam Journal of Dentistry pada tahun 2006 menemukan bahwa minyak cengkeh dapat meredakan sakit gigi.

Untuk menggunakannya, terapkan 2-3 tetes minyak cengkeh ke kapas dan gosokkan ke gigi yang sakit. Cengkeh utuh menghasilkan efek yang sama, meskipun tidak sekuat minyak cengkeh dan harus sedikit dibasahi dengan air liur sebelum menempatkannya pada gigi yang sakit.

2. Jahe
Menurut James A. Duke dalam bukunya "The Green Pharmacy" jahe juga dapat membantu mengurangi sakit gigi. Jahe bekerja sebagai counterirritant, yang berarti iritasi permukaan dapat membantu mengurangi rasa sakit yang lebih dalam dari sakit gigi.

Caranya campur seperempat sendok teh bubuk jahe dengan seperdelapan sendok teh air hangat untuk membentuk pasta kenatl. Celupkan bola kapas ke dalam pasta dan terapkan pada gigi yang sakit.

Jangan biarkan kapas mengentuh gusi karena bisa menyebabkan rasa panas. Jika menyebabkan ketidaknyamanan, lepaskan kapas dan kumur mulut dengan air hangat.

Sumber : Merry Wahyuningsih - detikHealth
(Foto: thinkstock)

Sayur Pantangan Bagi Penderita Asam Urat

Jakarta, Selain harus mengurangi konsumsi daging, hati, ayam kalkun dan beberapa jenis ikan, penderita asam urat juga harus mengurangi makan sayuran tertentu. Apa saja sayuran yang menjadi pantangan bagi penderita asam urat?

Asam urat adalah produk sampingan dari metabolisme purin. Kebanyakan makanan tinggi purin adalah daging, seperti daging sapi, hati, kalkun dan beberapa ikan. Namun, ada beberapa sayuran yang tinggi purin dan akan memicu peningkatan jumlah asam urat dalam tubuh.

Asam urat akan mengkristal dan terkumpul di persendian, menyebabkan inflamasi (peradangan) dan pembengkakan yang merupakan tanda-tanda dan gejala klasik asam urat. Istilah medis untuk terlalu banyak asam urat di aliran darah adalah hyperuricemia.

Dilansir Livestrong, Minggu (23/12/2010), berikut beberapa sayuran yang sebaiknya dipantang oleh penderita asam urat:

1. Bayam
Bayam adalah sayuran berdaun hijau yang tinggi zat besi, vitamin C, luteins, beta-karoten dan flavonoid. Sayangnya bagi orang yang menderita gout atau asam urat, bayam merupakan salah satu sayuran yang harus dihindari karena kandungan purin tinggi.

Menurut tabel makanan AcuMedico, bayam memiliki 57 g purin untuk setiap 100 g bayam.

2. Asparagus
Asparagus tinggi folat dan kalium dan dapat dimakan baik panas atau dingin, setelah dimasak. Asparagus juga merupakan salag satu sayur yang sebaiknya dihindari untuk penderita asam urat karena kandungan purinnya tinffi.

Menurut AcuMedico, kandungan purin 23 g per 100 g asparagus.

3. Kembang kol
Kembang kol adalah sayuran silangan yang tidak sering ditemukan dimasukkan ke dalam makanan lain, tetapi seringkali disajikan dalam campuran sayuran atau sebagai lauk.

Dalam daftar sayuran yang mengandung purin dalam jumlah tinggi, kembang kol juga termasuk salah satunya. Menurut AcuMedico, purin untuk kembang kol adalah 51 g per 100 g kembang kol.

4. Jamur
Ada kisaran 92-17 g purin per 100 g jamur, menurut AcuMedico. Hal ini pada daftar sayuran yang harus dihindari jika Anda mencoba untuk membatasi jumlah asam urat dalam tubuh

Sumber : Merry Wahyuningsih - detikHealth
(Foto: thinkstock)

Sabtu, 27 November 2010

Hindari Makanan Ini Saat Sedang Flu

Jakarta, Flu merupakan penyakit yang umum saat musim pancaroba atau musim hujan. Meski bukan penyakit serius, gejala-gejala flu sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Bila ingin cepat sembuh, sebaiknya hindari makanan berikut saat flu.

Gejala flu seperti hidung tersumbat, meler, batuk serta demam tentunya sangat mengganggu aktivitas. Ada beberapa makanan tertentu yang dapat mengurangi gejala dan mempercepat pemulihan, tapi ada pula makanan yang justru harus dihindari saat sedang flu.

Dilansir Livestrong, Sabtu (27/11/2010), berikut beberapa makanan yang sebaiknya dihindari saat sedang flu:

1. Makanan manis
Menurut buku 'Diets for Healthy Living: Dr. Linda Page's Natural Solutions to America's 10 Biggest Health Problems', gula mencegah tubuh memerangi bakteri yang menyebabkan gejala flu.

Makan makanan yang mengandung banyak gula seperti cake, permen dan kue dapat mencegah tubuh mengatasi hidung tersumbat yang merupakan keluhan umum saat flu. Gula membuat lendir dapat bertahan lama di saluran pernapasan karena lingkungannya yang hangat dan lembab, sehingga menyediakan tempat yang nyaman bagi virus.

Makanan lain yang sebaiknya dipantang saat flu adalah makanan tinggi lemak seperti kentang goreng dan makanan cepat saji.

2. Susu
Susu dapat menyebabkan lendir di paru-paru dan sinus bertahan lebih lama. Virus tumbuh di lingkungan yang hangat dan lembab yang disediakan oleh lendir, yang dapat membuatnya tinggal di dalam tubuh lebih lama dan juga dapat menyebabkan gejala flu lebih parah.

Ganti susu dengan air atau jus buah segar sampai gejala flu Anda sembuh. Sebaiknya juga hindari semua produk susu selama beberapa minggu setelah flu sembuh. Ini akan membantu paru-paru pulih sempurna.

3. Daging
Lemak hewani menghalangi kemampuan tubuh untuk menyingkirkan kuman yang menyebabkan gejala flu, sehingga flu akan berlangsung lama atau mengalami gejala yang lebih parah.

Ganti ayam dan daging dengan makanan nabati, seperti salad hijau yang mengandung banyak antioksidan sehingga dapat melawan infeksi lebih cepat.
sumber : Merry Wahyuningsih - detikHealth
(Foto: thinkstock)

Sabtu, 06 November 2010

Kacamata Murahan Bahayakan Mata


BAGI Anda pemakai kacamata, khususnya kacamata baca, tentunya pernah sesekali berburu barbagai model kacamata, mulai dari di optik besar mal hingga di pasar-pasar. Dan, memang terkadang model kacamata yang dijual di pasar-pasar tak kalah bagus dengan yang dijual di optik-optik besar, terlebih harganya pun jauh lebih murah. Namun, berhati-hatilah ternyata tanpa disadari dalam jangka panjang, ternyata kacamata baca murah bisa membahayakan kesehatan mata.

Pada usia 50 tahun, orang dengan mata normal biasanya mulai mengalami kesulitan untuk membaca buku atau koran tanpa bantuan kacamata baca. Maka itu, tak mengherankan bila penjualan kacamata baca dengan harga murah di toko dan kios di pasar atau supermarket dijadikan solusi untuk permasalahan tersebut sejak 10 tahun lalu.

Ketimbang membeli kacamata dengan biaya lebih dari Rp1 juta di optik besar yang kemungkinan akhirnya juga akan hilang atau patah, banyak orang memang lebih memilih membeli beberapa kacamata baca yang murah sehingga bila hilang, sudah ada gantinya.

Beberapa peneliti menganalisis 14 pasang kacamata yang dijual di pinggir jalan di London. Mereka menemukan bahwa sebagian besarnya ternyata memiliki ukuran lensa yang terbilang tinggi yakni plus 3,5-4.

"Bila ukuran lensa terlalu tinggi atau tak sesuai dapat menyebabkan mata menjadi tegang, pandangan menjadi kabur, sakit kepala, dan penglihatan ganda," kata salah satu peneliti seperti dikutip oleh The Daily Mail. "Bila tidak cocok, memakai kacamata tak sesuai dengan ukuran sangat berbahaya bila dipakai untuk berjalan, megemudi, atau melakukan aktivitas bergerak lainnya. Bahkan bisa terjadi kecelakaan," tambahnya.

Namun, masalah terbesar adalah penglihatan satu mata jelas, tapi yang satunya malah kabur. "Hal ini dapat menyebabkan masalah pada mata bahkan posisi kepala menjadi miring," kata peneliti.

Untuk itu, para ahli mata menyarankan untuk memeriksakan mata terlebih dahulu sebelum membeli kacamata. Hal itu supaya ukuran lensa sesuai dengan yang dibutuhkan mata. Selain itu, dengan ,memeriksakan mata kita juga bisa mengetahui masalah lainnya pada mata kita seperti adanya gejala katarak atau tumor otak.

Sumber: MediaIndonesia.com - Penulis : prita daneswari
Foto : glassesdirect.co.uk

Kisah Sukses Berhenti Merokok Selebritas Hoolywood


SELEBRITAS bisa menjadi seseorang yang dijadikan anutan para penggemarnya. Maka itu, tak mengherankan bila tips-tips yang mereka berikan kerap kali dinilai lebih inspiratif untuk diterapkan. Selebritas dengan gaya hidup sehat tentunya memiliki pengaruh besar bagi kesehatan masyarakat.

Contohnya saja dengan kelima selebritas Hollywood berikut yang telah berhasil menghentikan kebiasaan merokok untuk menuju gaya hidup sehat. Berikut kelima selebritas tersebut beserta trik mereka untuk menghentikan kebiasaan merokok:

1. Katherine Heigl: Aktris ini akhirnya bisa terbebas setelah beralih pada teknik electronic cigarette atau e-cigarette. Dengan menggunakan teknik ini, kita akan merasa seperti merokok dan menghembuskannya, padahal itu cuma uap air dan bukan nikotin.

2. Jennifer Aniston: Aktris serial Friends ini menggunakan yoga untuk menghentikan rasa kecanduannya terhadap rokok. Latihan yoga yang dilakukan secara fisik dan meditatif dan terdiri dari berbagai teknik dengan menggunakan pikiran, tubuh, dan indera kita memang memiliki banyak sekali manfaat bagi kesehatan, salah satunya yakni bisa membantu mengatasi kecanduan terhadap rokok dan alkohol.

3. Catherine Zeta Jones: Aktris istri dari Michael Douglas ini mampu berhenti menjadi perokok setelah hamil. Ditengrai, ia berjuang menghentikan kebiasaan buruknya itu demi anak-anaknya.

4. Gisele Bundchen: Memang sulit dipercaya bahwa model kelas satu dunia yang gemar makanan sehat ini juga pernah menjadi seorang perokok. Namun, Giselle mengaku telah berjuang dan akhirnya berhasil menghentikan aktivitas merokoknya pada 2003 dengan alasan ingin sekali beralih ke gaya hidup sehat.

5. Gwyneth Paltrow: Aktris dan penyanyi berkebangsaan Amerika Serikat yang berdomisili di Inggris dan New York dengan suaminya, Chris Martin, ini memang termasuk sosok yang cukup terbuka dengan mengakui bahwa dirinya adalah seorang perokok. Namun, ketika mengetahui bahwa dirinya tengah mengandung si kecil Apple, ia pun otomatis menghentikan kebiasaannya.

Sumber : MediaIndonesia.com (Penulis : prita daneswari)
Foto : cordelia.it

Kamis, 28 Oktober 2010

Cara Bantu Pasangan Atasi Perut Buncit


TAK hanya perempuan, banyak pula para kaum adam yang mengalami masalah pada berat badannya. Tapi, tak seperti perempuan yang suka membicarakan solusi atas kelebihan berat badan, pria biasanya suka menghindar dari topik tersebut. Alasan mereka yang paling umum ketika kita ajak untuk berolahraga yakni, "Saya capek, mau istirahat."

Lalu bagaimana caranya supaya kita dapat membantu dia untuk mengatasi maslahnya. Berikut beberapa tips yang boleh Anda coba:

1. Selipkan makanan sehat
Kita memang mesti pintar menggunakan berbagai kesempatan. Termasuk saat memasak. Cobalah buat menu yang mengikutsertakan sayuran atau buah, tapi coba perbanyak jumlah sayuran dalam masakan seperti tumis atau sup. Dengan begitu, secara tak sadar suami kita akan lebih banyak mengonsumsi sayur ketimbang lauk-pauknya.

2. Kontrol belanja

Pada beberapa keluarga, kegiatan belanja biasanya dilakukan bersama-sama. Tapi, ada juga keluarga yang menyerahkan segala keperluan belanja kepada sang ibu. Jika Anda adalah tipe demiakian, ini tentunya bisa jadi keuntungan tersendiri karena Anda mampu untuk mengontrol barang belanja. Triknya, bila Anda tengah berbelanja sendiri, ganti semua camilan kesukaan suami dengan camilan sejenis yang lebih menyehatkan.

3. Buatkan bekal

Memang ini akan membuat pekerjaan Anda bertambah banyak selain menyiapkan bekal untuk anak-anak. Tapi, dengan memberikan suami bekal, ia mungkin tak akan lagi tertarik untuk jajan makanan kesukaannya seperti piza atau bakso. Dalam bekal tersebut, Anda juga bisa menambahkan beberapa iris buah dan jus buah.

4. Lakukan bersama
Sebenarnya, semua tips di atas bisa lebih efektif jika dilakukan bersama.Dengan begitu, suami merasa lebih termotivasi. Cobalah katakan pada dia bahwa Anda berdua harus menjadi seseorang yang sehat. Dengan menjalani pola sehat bersama-sama, Anda dan suami akan sama-sama senang dan tentunya nanti bisa mengenakan pakaian yang berukuran lebih kecil

Sumber : Media Indonesia.com - Penulis : prita daneswari
Foto : dailymail.co.uk

Selasa, 26 Oktober 2010

Menghindari Kesalahan Saat Diet


Jakarta, Banyak orang keliru menjalankan program penurunan berat badan alias diet. Target berat badan yang diinginkan bisa gagal total jika keliru menerapkan diet. Karena itu hindari 5 kesalahan dalam berdiet.

Seperti dikutip dari Weightloss.about.com, Kamis (1/7/2010) ada beberapa masukan yang bisa dilakukan untuk menghindari kesalahan dalam diet, yaitu:

1. Kesalahan: Kalori bisa menaikkan berat badan
Masyarakat berpikir kalori yang tinggi bisa menambah berat badan, sehingga mengurangi asupan kalori secara berlebihan.

Nah, salah satu cara menghindari kesalahan ini adalah mengurangi konsumsi kalori cair seperti minuman bersoda, minuman manis. Kalori cair ini bisa mengandung kalori yang lebih besar daripada sepiring penuh makanan.

Kalori cair tidak akan membuat seseorang merasa kenyang seperti makanan, sehingga orang akan tetap merasa lapar dan membuatnya makan lebih banyak.

2. Kesalahan: Menyiksa diri sendiri
Beberapa orang berusaha menyingkirkan semua makanan favoritnya dan hanya mengonsumsi makanan tertentu. Kondisi ini mungkin bisa bertahan selama beberapa hari, tapi suatu saat orang bisa saja mengonsumsi makanan tersebut secara berlebihan dan tak peduli dengan pantangan yang sudah dilakukan sebelumnya.

Solusinya adalah boleh mengonsumsi makanan favorit sesekali dengan porsi yang lebih kecil, sehingga tidak terlalu menyiksa diri.

3. Kesalahan: Terlalu menyalahkan gen yang dimiliki
Seseorang terkadang terlalu menyalahkan apa yang sudah dimilikinya, terutama gen turunannya. Solusinya adalah cobalah untuk menjadi realistis, gen mungkin memainkan peran dalam hal berat badan. Tapi hal yang penting adalah bagaimana mengatur keseimbangan antara kalori yang masuk dan juga keluar untuk menjaga berat badan.

4. Kesalahan: Melewatkan waktu makan
Melewatkan waktu makan saat mencoba menurunkan berat badan akan memberikan bahaya yang lebih besar daripada manfaatnya. Karena bisa mengganggu proses metabolisme dan proses pembakaran kalorinya akan lebih lambat.

Cobalah untuk tidak melewatkan waktu makan terutama saat sarapan. Hal yang harus dilakukan adalah bukan melewatkan waktu makan, melainkan porsi dan jenis makanan yang dikonsumsi.

5. Kesalahan: Menyerah menurunkan berat badan
Terkadang beberapa hal atau masukan dari luar bisa menjadi bumerang untuk diri sendiri, dan hal ini akan membuat seseorang sampai pada titik ingin menyerah.

Berat badan adalah salah satu masalah pribadi, sehingga tak ada salahnya untuk merahasiakannya. Karena diet yang menjadi bumerang bisa membuat seseorang mengonsumsi sesuatu secara berlebihan.

Sumber : Vera Farah Bararah - detikHealth
Foto : fitsugar

Buah yang Boleh dan Tak Boleh untuk Penderita Diabetes


Jakarta, Penderita diabetes memang harus sangat menjaga makanannya, termasuk dengan buah-buahan manis. Tapi bukan berarti penderita diabetes tak boleh makan buah. Buah apa saja yang boleh dan tak boleh dikonsumsi penderita diabetes?

Penderita diabetes tidak bisa mengonsumsi sembarangan makanan apalagi yang berhubungan dengan glukosa, karenanya diperlukan kontrol yang ketat untuk meminimalkan dampak buruk yang mungkin timbul.

"Walaupun banyak buah yang manis, tapi tidak semua buah mengandung glukosa. Jadi penderita diabetes tetap bisa mengonsumsi beberapa buah," ujar Dr Samuel Oetoro, SpG.K., ahli gizi klinik FKUI-RSCM, dalam acara konferensi pers Hari Buah Sedunia di Grand Indonesia, Jakarta, Kamis (1/7/2010).

Dr Sam menjelaskan bahwa manis pada buah berasal dari gula buah atau dikenal dengan fruktosa. Tapi memang ada beberapa buah yang mengandung glukosa dan penderita diabetes harus menghindarinya.

Buah yang dianjurkan untuk penderita diabates (kandungan glukosa rendah) antara lain:
  1. Alpukat
  2. Apel
  3. Pir
  4. Jeruk

Buah yang harus dipantang bagi penderita diabetes (kandungan glukosa tinggi) antara lain:
  1. Duren
  2. Pisang
  3. Mangga
  4. Nanas
  5. Sirsak
  6. Nangka
  7. Sawo

"Untuk porsi makannya tetap 10 porsi, 10 jenis dan 10 warna per hari," tambah dokter yang juga berpraktik di Semanggi Spesialist Clinic.

Tapi untuk penderita diabetes sebaiknya diatur waktu makan buah, misalnya 2 porsi saat makan pagi, 1 porsi sebagai snack, 2 porsi saat makan buah, 3 saat makan malam dan 2 saat menjelang tidur.

Porsi buah yang dimaksudkan bergantung pada jenis dan besar buah. Buah ukuran kecil seperti anggur, stroberi, blueberry 1 porsi sama dengan 5 buah.

Ukuran sedang seperti apel, jeruk, pir, pisang 1 porsi sama dengan 1 buah. Buah ukuran besar seperti semangka dan melon 1 porsi adalah 1 slice dengan potongan sedang.

Sumber : Merry Wahyuningsih – detikHealth
Foto : Ilustrasi (Foto: diolah)

Cuma Doyan Satu Macam Buah Bisa Timbulkan Efek Samping


Jakarta, Makan buah bukan kebiasaan orang Indonesia. Jika sudah doyan satu buah kebanyakan orang Indonesia akan makan buah itu terus-terusan. Padahal kebiasaan hanya doyan satu macam buah bisa menimbulkan efek samping.

Buah-buahan memang diketahui bagus untuk tubuh karena mengandung berbagai macam vitamin, mineral dan senyawa lain yang berguna untuk menunjang kesehatan seseorang.

Tapi jika hanya satu jenis buah saja yang dikonsumsi terus menerus, akan berefek buruk bagi tubuh. Efek samping yang sering timbul biasanya pusing atau sakit perut.

"Banyak orang merasa sudah cukup hanya makan wortel. Tapi akibatnya sakit kepala setelah mengonsumsi jus wortel terus menerus selama sebulan, hal ini karena senyawa karotenoid yang terdapat dalam wortel akan menempel di sel lemak di otak yang memicu timbulnya sakit kepala," ujar dr Hardhi Pranata, SpS selaku Ketua Umum Perhimpunan Dokter Herbal Medik Indonesia (PDHMI), saat dihubungi
detikHealth, Selasa (26/10/2010).

dr Hardhi menyarankan agar masyarakat mengonsumsi buah-buahan dan sayuran secara kombinasi atau dikenal dengan istilah 'buah pelangi', yaitu setiap hari mengonsumsi buah-buahan mulai dari yang warnanya putih hingga hitam.

Misalnya pagi makan buah apel, siang makan buah jeruk dan malam makan buah anggur. Buah-buah lokal seperti pepaya, pisang, semangka juga bisa dimakan bergantian.

Buah-buahan ini jangan dicampur semua menjadi satu tapi sebaiknya dimakan secara bergiliran. Untuk pagi hari pilihlah buah yang netral sehingga tidak memicu sakit perut.

"Pada intinya semua buah-buahan bisa dikonsumsi oleh masyarakat, tapi bagi yang memiliki penyakit maag misalnya lebih baik menghindari buah yang terasa asam atau kecut dan kalau mau makan buah durian jangan dicampur atau digabung dengan buah yang lainnya," ujar dokter yang berpraktik di RSPAD Gatot Subroto ini.

dr Hardhi juga menuturkan bahwa semakin hitam warna suatu buah seperti buah anggur, cerry, strawberry dan buah bit, maka kandungan senyawa antosianinnya akan semakin bagus dan memiliki sifat antioksidan yang lebih kuat.

Buah dan sayur mengandung fitokimia yaitu senyawa kimia seperti beta-karoten yang terjadi secara alami pada tanaman, dan sangat penting untuk melawan berbagai jenis penyakit. Senyawa fitokimia ini biasanya terkait dengan warna pada buah dan sayur, misalnya warna hijau, kuning-oranye, merah, biru-ungu dan putih mengandung kombinasi sendiri.

"Buah-buahan berguna untuk memelihara kesehatan (promotion), mencegah penyakit (prevention), mengobati penyakit (kuratif) dan juga untuk paliatif. Selain itu buah-buahan juga memiliki rasa yang enak," ungkapnya.

Karena itu untuk mendapatkan segala manfaat vitamin, mineral dan senyawa lain yang penting bagi tubuh serta menghindari efek samping yang tidak diinginkan, seseorang sebaiknya mengonsumsi beragam macam buah dan sayuran.

 

Sumber : Vera Farah Bararah – detikHealth

Foto : thinkstock

Selasa, 12 Oktober 2010

Matikan Lampu di Malam Hari Jika Ingin Cepat Kurus

Columbus, Ohio, Keberhasilan diet lebih banyak ditentukan pada malam hari. Meski sudah membatasi makan saat hari sudah mulai gelap, upaya menurunkan berat badan masih bisa gagal jika cahaya lampu terlalu terang. Mengapa bisa begitu?

Penelitian di Ohio State University mengungkap bahwa cahaya terang dapat mengubah sistem metabolisme tubuh. Perubahan itu terjadi karena jam biologis atau ritme sirkardian mudah terpengaruh oleh adanya cahaya.

"Obesitas ternyata dipengaruhi oleh cahaya terang di malam hari, sebagai faktor alami yang berkaitan dengan jam biologis," ungkap Dr Laura Froken yang memimpin penelitian tersebut, seperti dikutip dari Telegraph, Selasa (12/10/2010).

Ketika melakukan eksperimen dengan tikus, Dr Froken mendapati tikus-tikus cenderung lebih gemuk saat kandangnya selalu diterangi lampu. Padahal pola makan tidak ada yang berubah, demikian juga aktivitas fisiknya.

Terdapat selisih yang cukup signifikan antara berat badan rata-rata antara tikus yang kandangnya selalu terang dengan tikus yang kandangnya gelap di malam hari. Dalam 8 pekan, perbedaan itu mencapai 30 persen.

Meski percobaan itu dilakukan pada tikus, namun hal ini semakin menguatkan anggapan bahwa malam hari adalah saat paling menentukan bagi keberhasilan diet. Makan malam misalnya, lebih mudah menyebabkan gemuk dibandingkan makan siang meski dalam porsi yang sama.

Selain itu, menonton TV dan bermain game hingga larut malam juga sering disebut-sebut sebagai pemicu obesitas. Meski tidak mempengaruhi metabolisme, kedua aktivitas ini kurang melibatkan gerak tubuh sehingga lemak lebih mudah terbentuk.

sumber : Detikhealth
foto : majalahteras.com

Minggu, 03 Oktober 2010

Rutin Makan Ikan Bikin Jantung Makin Sehat

Jakarta, Anda ingin mempunyai jantung yang sehat sepanjang usia? Selain gemar berolah raga, mengonsumsi ikan rupanya juga dapat menghindarkan seseorang dari penyakit mematikan tersebut.

Kandungan Omega 3 yang banyak dimiliki ikan dapat menekan penyumbatan pembuluh darah. Demikian kata Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Dewi Andang Joesoef.

"Menurut penelitian di luar negeri, ikan itu dapat menekan penyumbatan pembuluh darah dengan Omega 3-nya," kata Dewi ketika ditemui di acara Hari Jantung Sedunia 2010 di Pintu Barat Daya Monas, Jakarta Pusat, Minggu (3/10/2010).

Menurut Dewi, selain berkhasiat untuk kesehatan jantung, ikan juga mempunyai sejuta manfaat lainnya. Antara lain, otak balita dapat berkembang dengan baik bila sang ibu mengonsumsi ikan setiap hari. Pertumbuhan anak-anak semakin bagus bila diberi asupan gizi dari ikan.

Ikan juga dapat mencegah penyakit kanker. Bahkan, binatang bersirip itu dapat menjaga elastisitas kulit wanita sehingga ia awet muda. "Kemudian ikan itu ada zat yang namanya cilenium. Dia menjaga elastisitas kulit sehingga ibu tercegah dari ketuaan prematur," kata Dewi.

Dewi menambahkan, mengingat besarnya manfaat ikan tersebut, YJI mendukung gerakan gemar makan ikan yang digagas oleh Menteri Perikanan dan Kelautan Fadel Muhammad. Fadel menargetkan konsumsi ikan masyarakat adalah 35 Kg/ tahun.

"Kita ini negara maritim yang luas lautnya tidak terkira. Kenapa tidak kita manfaatkan sumber daya alam kita itu dengan makan ikan?" ajak Dewi.

Sumber : Irwan Nugroho – detikHealth
foto : padang-today.com

Roti Gandum, Energinya Melebihi Nasi


Dibandingkan dengan nasi dan mi yang sering dikonsumsi, roti gandum termasuk sumber energi yang lebih baik. Contohnya, kalau 100 gram nasi mengandung energi sebesar 178 kalori dan 100 gram mi mengandung 86 kkal, pada 100 gram roti gandum energinya bisa mencapai 248 kalori.

Selain kandungan energi lebih tinggi, kandungan serat yang terdapat pada roti gandum juga lebih baik, sehingga dapat menahan rasa lapar lebih lama. Sebenarnya roti gandum dan roti putih tidak jauh berbeda. Keduanya berasal dari gandum. Bedanya, roti putih terbuat dari tepung terigu, sedangkan roti gandum terbuat dari tepung gandum.

Tepung terigu merupakan hasil penggilingan biji gandum yang paling dalam (endosperm), sedangkan tepung gandum merupakan hasil penggilingan biji gandum utuh yang hanya dibuang kulit luarnya saja, sehingga kandungan seratnya lebih tinggi daripada tepung terigu putih.

Roti gandum yang asli adalah roti yang terbuat dari 100 persen tepung gandum. Roti gandum yang berkualitas baik dapat dilihat dari remah yang berwarna gelap dan memiliki butir-butiran cokelat yang berasal dari kulit aari biji gandum. Roti gandum asli juga bisa dilihat dari kulit roti (crust) yang lebih gelap dan kasar, sedangkan roti putih cenderung berwarna kuning keemasan.

Inilah yang membuat kandungan gizi roti gandum lebih unggul dibanding roti putih. Kandungan serat pada roti gandum hampir enam kali lipat kandungan serat pada roti putih. Selain itu, roti gandum mempunyai kandungan karbohidrat dan energi yang sedikit lebih rendah dibanding roti putih. Hal itu yang menyebabkan roti gandum baik untuk menjaga berat badan ideal.

Sumber : Kompas.com
Editor: Lusia Kus Anna   |   Sumber :Tabloid Gaya Hidup Seha
Foto : shutterstock




Tips Asupan Serat yang Pas


Butuh ide soal makanan tinggi serat dan kudapan ringan? Cobalah tip dari WebMD berikut ini:

- Memulai hari
Saat sarapan, pilih sereal tinggi serat, kurang lebih 5 gram alam setiap sajian. Pilih sereal yang memakai nama "bran". Atau tambahkan beberapa sendok makan gandum asli sebagai sereal favorit Anda memulai hari.

- Beralih ke gandum
Cari roti yang memasang label gandum, tepung gandum, atau gandum lain sebagai bahan utama, kurang lebih mengandung 2 gram serat dalam setiap sajian. Coba pula yang berbahan dasar beras merah, beras, barley, pasta gandum utuh, atau bulgur.

- Perbanyak makanan yang dipanggang
Ganti tepung putih untuk setengah adonan atau semua ketika Anda membuat roti. Tepung gandum mengandung serat lebih banyak daripada tepung putih. Gunakan ragi dalam jumlah lebih banyak dan biarkan adonan naik. Bila memakai baking powder, tambahkan 1 sendok teh untuk setiap 3 cangkir butir tepung gandum. Coba tambahkan remah-remah sereal bran atau gandum yang belum diproses saat membuat muffin dan cake.

- Campur dengan bahan lain
Tambahkan potongan sayur segar atau sayur beku ke dalam sup yang Anda masak. Contohnya, masukkan campuran brokoli beku ke dalam saus spageti atau wortel.

- Dapatkan manfaat kacang-kacangan
Konsumsi lebih banyak buncis dan kacang polong. Tambahkan kacang merah ke dalam sup atau salad. Anda juga bisa membuat nachos dengan menambahkan kacang hitam dan sayuran segar.

- Konsumsi buah
Apel, pisang, jeruk, pir, dan beri adalah sumber serat yang bagus. Buah-buahan kering, sayuran mentah, dan popcorn rendah lemak juga pilihan baik.

Menambahkan serat terlalu banyak dan terlalu cepat dapat meningkatkan gas usus, membuat perut kembung dan kram. Karena itu, tingkatkan serat dalam diet Anda secara bertahap selama beberapa minggu. Hal ini memungkinkan bakteri baik dalam pencernaan beradaptasi terhadap perubahan.

Selain itu, banyak minum air. Serat bekerja maksimal jika menyerap air, membuat kotoran tidak keras, sehingga Anda tidak perlu mengejan saat buang air besar.

Sumber : Kompas.com
Editor: Anna   |   Sumber :Tabloid Gaya Hidup Sehat
Foto : shutterstock


Kiat Melancarkan Proses Pencernaan


Kembung, sakit perut yang mirip kejang, letih, lesu, apakah semuanya ini terkesan akrab? Kalau ya, kemungkinan penyebabnya adalah gangguan pada usus. Gangguan usus saat ini terjadi pada hampir seperempat anggota masyarakat. Anggota terbesarnya berusia antara 20-40 tahun, dan 2 dari 3 penderita terdiri dari wanita.

Dalam bukunya yang berjudul Lazy Girl's Guide to Good Health, Anita Naik mengatakan, gangguan ini sebenarnya disebabkan oleh gangguan pada saluran usus. Dalam keadaan biasa, saluran usus mendorong ampas makanan dengan gerakan kontraksi secara bertahap menuju lubang pelepasan. Tetapi kalau kontraksi usus tidak teratur, akan timbul kejang yang menyakitkan, kembung, gas, sembelit, dan diare. Dugaan penyebab utamanya adalah stres.

Anda dapat menolong diri sendiri dengan cara:
- Belajar mengendalikan stres. Hubungan antara gangguan usus dan stres cukup jelas, oleh sebab itu, tindakan ini harus dijadikan langkah pertama. Para ahli berpendapat bahwa istirahat sendirian selama 20 menit setiap hari, berolahraga secara teratur (20 menit, tiga kali seminggu), dan belajar mengenali batas kemampuan diri sendiri dapat membantu menciptakan hidup yang lebih terbebas dari stres.

- Menyusun makanan setiap hari. Tidak tahan terhadap makanan tertentu dapat juga mengakibatkan gangguan usus, seperti gandum dan produk susu. Sebab, perut tidak dapat memecah makanan yang tidak dapat diterimanya, yang mengakibatkan kembung, kejang, dan terlalu banyak gas. Seandainya Anda menduga munculnya masalah seperti ini, cobalah berhenti makan makanan jenis ini dan mulai memasukkan jenis makanan ini secara bertahap ke dalam susunan makanan sehari-hari. Cara terbaik untuk melakukan ini adalah dengan membuat catatan harian yang berisi makanan, dan mencatat makanan apa saja yang nampaknya paling sering menyebabkan gangguan perut, dan kapan terjadinya. Dengan catatan, Anda dapat berkonsultasi dengan ahli gizi atau dokter, yang akan membantu kita melakukan perubahan yang diperlukan.

- Minta resep dokter. Meski gangguan usus tidak dapat hilang dengan obat begitu saja, dokter dapat memberikan resep untuk obat antikejang, yaitu alevrine atau mebeverine, yang menenangkan usus dan meredakan kejang; kapsul pepermin dapat membantu mencegah kembung dan gas dalam perut; tablet antidiare untuk mengatasi mencret.

- Menyantap makanan dalam porsi lebih kecil dan lebih sering. Dengan cara ini Anda dapat mencegah lambung terlalu penuh. Usahakan makan makanan yang rendah lemak dan rendah tepung, tetapi berkarbohidrat tinggi.

- Berolahraga secara teratur. Dengan meningkatkan jumlah latihan olahraga, kita dapat membantu usus bergerak lebih teratur dan mengatasi perut kembung.

- Kurangi jajan. Hindari makanan yang diproses, seperti gorengan, makanan manis, karena jenis ini bisa menghambat fungsi pencernaan. Jangan lupa tambahkan pula keragaman pilihan asupan. Kalau menyantap makanan yang itu-itu saja, sama halnya mengundang penyakit perut. Karena kelak, suatu saat akan terjadi "pemberontakan". Makan apa saja yang bisa diterima tubuh boleh, asal porsinya kecil. Jangan lupa, bahwa serat memang baik untuk pencernaan. Tetapi makan terlalu banyak serat bisa berakibat nyeri lambung, kembung, dan sering buang gas.

Sumber : Kompas.com
Penulis: NAD   |   Editor: NF  
Foto : shutterstock

Agar-agar Bisa Jadi "Obat" Sembelit


Tahukah Anda, sudah sejak sekitar 350 tahun silam orang Jepang telah mengonsumsi agar-agar? Mereka menyebutnya kanten. Selain nikmat dimakan, ternyata agar-agar juga punya sejuta khasiat.

* Agar-agar memiliki serat makanan paling tinggi, sehingga bermanfaat bagi pencernaan. Dalam 100 gram agar-agar terkandung 81 persen lebih serat makanan!

* Agar-agar, yang asal-muasalnya dari rumput laut, juga bisa dijadikan obat. Misalnya, obat diare dan sulit buang air besar.

* Rumput laut atau ganggang selalu jadi andalan untuk dibuat menjadi agar-agar. Bahan-bahan ini juga akan dengan cepat memadat begitu terkena cairan. Ia akan menjelma menjadi gel pada suhu 35 derajat Celcius.

* Tak seperti gelatin, agar-agar bisa mengeras tanpa harus dimasukkan ke dalam lemari es. Gelatin sendiri terbuat dari jaringan tulang-tulang hewan yang merupakan bagian sisa (terbuang). Tulang tadi diproses dengan larutan kimia sehingga mengental dan mengandung gelatin.

* Agar-agar dipilih oleh kaum vegetarian sebagai alternatif untuk resep masakan yang membutuhkan gelatin.

* Pada umumnya ada 3 jenis olahan agar-agar, yaitu yang berbentuk batangan, bubuk, dan serpihan. Yang paling umum digunakan adalah agar-agar berbentuk bubuk.

* Dalam bentuk aslinya, agar-agar tidak berwarna dan rasanya agak tawar.

* Yang patut diketahui juga, daya rekat agar-agar sangat tergantung pada tingkat keasaman bahan campurannya. Semakin asam bahan campurannya, semakin banyak agar-agar yang diperlukan untuk menjadikannya membeku.

* Itu sebabnya, jeruk dan strawberry memerlukan agar-agar yang lebih banyak agar bentuknya bagus. Sementara buah kiwi yang kadar asamnya sangat tinggi, sama sekali tak bisa menempel pada agar-agar.

* Sedangkan enzim tertentu yang terdapat pada buah-buahan seperti mangga, nanas, peach, serta pepaya, bisa merusak struktur agar-agar. Tentu saja hal ini tak berlaku untuk buah-buahan yang telah diproses terlebih dulu, misalnya buah kalengan.

Sumber : Kompas.com
Editor: din   |   Sumber :Tabloid Nova
foto : roseskitchen.wordpress.com